CARA BELAJAR YANG EFEKTIF
METODE belajar menghafal dari buku adalah sudah
kuno. Kita bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menjajali otak
dengan membaca buku dari semua materi pelajaran, tetapi cara ini belum tentu efektif pada
saat kita harus menjabarkan kembali hasil hafalan tersebut.
Berikut inilah cara belajar yang asyik dan tidak menggangu konsentrasi :
1. Menandai bagian penting
Teknik menandai bagian paling penting dari apa yang sudah kita baca
ini adalah salah satu tips belajar paling mudah dan banyak dipakai.
Baca teks dengan komprehensif terlebih dahulu, kemudian tandai kata-kata
kunci atau kalimat penting. Dengan begitu, kita bisa membaca informasi dan menghafalkannya dengan mudah dan cepat.
2. Buatlah catatan
Pada dasarnya tujuan mencatat adalah untuk meringkas bahan kuliah
atau artikel dalam kata-kata sendiri, sehingga dapat dengan mudah
mengingat hasil pemikiran yang ditulis. Kuncinya adalah meringkas konten
secepat mungkin sementara tidak meninggalkan informasi yang penting.
Kita bisa membuat catatan di secarik kertas, di bagian belakang buku
teks atau menggunakan smartphone. Demikian seperti dinukil dari
Exam Time, Jumat (13/2/2015).
3. Pemetaan pikiran
Keuntungan dari pemetaan pikiran atau mind map adalah kita dapat
menghemat banyak waktu belajar dan lebih memperkuat pengetahuan untuk
ujian. Peta pikiran adalah alat yang sangat serbaguna. Ia dapat
digunakan untuk berdebat, menguraikan esai atau topik penelitian dan
untuk persiapan ujian umum.
Bila sudah terbiasa, kemampuan kita dalam membuat peta pikiran akan
semakin cepat dan mudah, sehingga metode ini akan menjadi alat yang
ideal untuk menghadapi ujian.
4. Flashcards
Metode
flashcards adalah metode yang sangat efektif untuk
belajar ketika kita mencoba untuk mencerna berbagai fakta, tanggal,
formula atau kosa kata. Mata pelajaran seperti Sejarah, Fisika,
Matematika, Kimia, Geografi atau bahasa apa pun akan lebih mudah
dipelajari mengunakan
flashcards.
5. Studi Kasus
Studi kasus dapat membantu kita memvisualisasikan teori dan
menempatkannya dalam konteks yang lebih familiar dan realistis. Studi
kasus biasa digunakan untuk memahami implikasi dari beberapa teori. Hal
ini sangat berguna dalam mata pelajaran bisnis atau hukum. Dengan cara
ini kita dapat lebih memahami penerapan teori dan apakah teori itu
benar-benar menyatakan tesis.
6. Kuis
Metode kuis teknik yang dilakukan bersama teman atau keluarga.Yaitu dengan cara menanyakan kembali materi yang sudah kita pelajari. Ini
adalah cara yang baik untuk mengulang kembali ke catatan studi dalam
beberapa minggu dan hari sebelum ujian. Kuis dapat menunjukkan di mana
letak kekuatan dan kelemahan kita sehingga memungkinkan kita untuk
memfokuskan belajar agar lebih tepat.
7. Brainstorming
Ini adalah teknik belajar lain yang ideal untuk dilakukan bersama teman-teman atau teman sekelas.
Brainstorming adalah
cara yang bagus untuk memperluas setiap ide yang mungkin keluar dari
topik apa pun. Tidak ada jawaban yang salah saat melakukan
brainstorming, yang dilakukan hanya berargumen dan menangkap ide-ide, sehingga kita dapat meninjau jawaban-jawaban itu sesudahnya seperti halnya diskusi.
8. Mnemonic
Teknik
mnemonic sudah dikenal sejak zaman Yunani dan Romawi kuno dan masih digunakan hingga sekarang.
Mnemonic adalah
teknik untuk memudahkan mengingat suatu konsep dengan
mengasosiasikannya dengan konsep lain yang lebih familiar bagi kita.Cara ini tergantung dengan kekretivan seseorang.
Contoh
mnemonic yang paling populer adalah pengucapan
"Mejikuhibiniu" (Merah-Jingga-Kuning-Hijau-Biru-Nila-Ungu) yang
digunakan untuk menghafalkan warna pelangi.
9. Mengatur waktu belajar
Proses belajar akan lebih tertata dengan jadwal belajar. Jadwal studi
memberikan kita gambaran waktu dan tujuan yang harus dicapai.
10. Menggambar
Banyak orang merasa lebih mudah untuk mengingat gambar daripada teks.
Itulah sebabnya mereka lebih mampu menghafal konsep jika diilustrasikan
dengan foto atau gambar.
sumber :
okezone